Pernahkah kamu mencoba untuk berkaca di atas air??? Mungkin jawaban yang pertama kali akan muncul dibenakmu adalah "TIDAK MUNGKIN". Namun di Kabupaten Berau (Kalimantan Timur), lebih tepatnya di Kecamatan Biduk-biduk, anda dapat melakukannya. Salah satu objek wisata yang menjadi keunggulan Kabupaten Berau ini Bernama "Labuan Cermin". Dinamakan Labuan Cermin karena memang
pada permukaan air danau begitu mengkilap mirip dengan cermin sehingga
kita bisa berkaca di air danau tersebut. Menakjubkan bukan..???

Penyebab fenomena yang menakjubkan ini tidak lain dan tidak bukan karena disebabkan oleh keunikan yang dimiliki oleh danau ini,
yaitu karena danau ini memiliki 2 jenis air yang berbeda.
Pada permukaan danau, airnya
adalah air tawar sedangkan di dasar danau airnya adalah air asin. Namun, bagaikan air dan minyak, kedua air tersebut
tidak pernah bercampur. Penasaran bukan..???
Kedua jenis air itu dipisahkan oleh sejenis lapisan keruh berwarna putih
yang diduga merupakan hasil dari pembusukan organisme di dasar danau yang
terperangkap. Air asinnya bisa dirasakan pada kedalaman sekitar 2 meter
namun ketebalan air tawar dan air asin di danau ini selalu berubah - ubah
tergantung dengan pasang surut air laut. Terdapat berbagai macam biota air yang uniknya karena airnya terdapat 2 jenis maka spesies yang menghuni danau ini juga
berasal dari dua dunia yaitu ikan air tawar di permukaan danau dan ikan air
asin di dasarnya. Pasti kamu jadi tambah penasaran..!!!
Disini kita juga dapat berenang,
menyelam/snorkeling sambil melihat keindahan biota air
yang beraneka ragam. Airnya sangat jernih dan bersih tapi untuk itu kamu harus membawa perlengkapan menyelam atau snorkeling sendiri dari rumah.
Namun
butuh sedikit perjuangan untuk bisa menikmati keindahan "Surga" di danau ini. Karena untuk mencapainya dibutuhkan waktu 16-20 jam perjalanan melalui darat dari Samarinda menuju Desa
Biduk-Biduk melalui Kecamatan Sangkulirang. Jalur lain yang bisa ditempuh adalah jalur udara melalui
Bandara Sepinggan di Balikpapan menuju Bandara Kalimarau, Berau yang dilanjutkan
dengan perjalanan darat selama 6 jam. Atau bisa melalui Kepulauan Derawan dengan waktu tempuh selama 3 jam. Sebelum sampai di danau ini, kita juga harus berjalan kaki atau trekking
di hutan yang dipenuhi oleh pepohonan dan tumbuhan liar bahkan banyak
binatang liar yang menghuni hutan ini seperti monyet, babi hutan,
owa-owa, berbagai jenis burung bahkan beruang madu ada disini. Setelah trekking selama
30 menit kita akan sampai ditepi sebuah danau lain. Dari danau ini kita
harus menyeberang menggunakan perahu selama 15 menit lagi untuk menuju ke
danau Labuan Cermin.
Seperti kata pepatah; "Berakit-rakit ke hulu, berenang-renang ke tepian". Sesampainya di Danau Labuan Cermin, maka semua rasa lelah pasti akan menjadi hilang dan mata kalian akan terpana menyaksikan keindahan surgawi yang tersaji di depan mata. Airnya yang begitu bersih dan
mengkilap namun tetap jernih, akan membuat kalian tak sabar untuk menceburkan
diri ke danau yang airnya terasa dingin dan sangat menyegarkan.